Perbedaan Gorden Blackout, Semi Blackout, dan Vitrase
Pernah bingung memilih gorden yang tepat karena semua terlihat mirip padahal fungsinya berbeda?
Blackout, semi blackout, dan vitrase adalah tiga jenis paling populer, tapi masing-masing punya karakter, tingkat cahaya, dan kegunaan yang sangat berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar rumah tidak terlalu terang, terlalu gelap, atau malah terasa kurang nyaman.
1. Gorden Blackout
Gorden blackout dirancang untuk menghalangi cahaya hampir sepenuhnya. Biasanya mampu menahan 80–100% cahaya, tergantung bahan dan lapisan.
Kelebihan Blackout
-
Cocok untuk kamar tidur, home theater, atau ruang yang butuh privasi.
-
Membantu ruangan lebih sejuk karena mengurangi panas matahari.
-
Memberikan tampilan mewah dan tebal.
Kapan Digunakan?
Saat kamu ingin suasana gelap, private, dan tenang.
2. Gorden Semi Blackout
Jenis ini memiliki kemampuan menahan cahaya sekitar 40–70%. Tidak segelap blackout, tetapi tetap memberikan kenyamanan visual.
Kelebihan Semi Blackout
-
Tetap memberi cahaya lembut ke dalam ruangan.
-
Cocok untuk ruang tamu, ruang keluarga, atau ruang kerja.
-
Tampilan lebih ringan dibanding blackout.
Kapan Digunakan?
Jika kamu ingin ruangan tetap terang namun tidak silau.
3. Vitrase (Sheer Curtain)
Vitrase adalah tipe gorden paling tipis dan transparan, berfungsi menyaring cahaya sambil menjaga suasana ruangan tetap terang.
Kelebihan Vitrase
-
Membiarkan cahaya masuk lembut dan merata.
-
Memberikan tampilan airy, minimalis, dan bersih.
-
Cocok dipadukan dengan blackout atau semi blackout.
Kapan Digunakan?
Untuk pencahayaan natural, tampilan clean, dan layer gorden hotel look.

EmoticonEmoticon